Belajar Bahasa Prancis: Penggunaan AVOIR dalam bentuk kala kini


LE PRÉSENT DE L’INDICATIF
Le verbe AVOIR
1. CONJUGAISON
Avoir merupakan salah satu verba paling penting dalam bahasa Prancis. Salah satu kegunaannya di level A1 adalah untuk menyatakan makna “mempunyai/memiliki”, selain itu juga digunakan dalam berbagai ungkapan dan sebagai verba bantu.
Pronom | AVOIR |
j’ | ai |
tu | as |
il / elle / on | a |
nous | avons |
vous | avez |
ils / elles | ont |
Contoh:
J’ai un ordinateur. → Saya mempunyai sebuah komputer.
Tu as une question. → Kamu punya sebuah pertanyaan.
Elle a une sœur. → Dia mempunyai seorang saudara perempuan.
Nous avons deux billets. → Kami mempunyai dua tiket.
Vous avez beaucoup de travail. → Kalian mempunyai banyak pekerjaan.
Ils ont une grande maison. → Mereka mempunyai rumah besar.
2. PRONONCIATION
Ada beberapa hal penting dalam pengucapan avoir.
Liaison
Liaison terjadi setelah nous, vous, ils dan elles ketika diikuti bentuk avoir yang dimulai dengan bunyi vokal.
nous avons → [nuzavɔ̃]
vous avez → [vuzave]
ils ont → [ilzɔ̃]
elles ont → [ɛlzɔ̃]
Perhatikan bunyi [z] yang muncul dalam liaison.
Avoir dan être
Jangan tertukar antara:
ils ont → mereka mempunyai
ils sont → mereka adalah/berada
Contoh:
Ils ont une voiture. → Mereka mempunyai sebuah mobil.
Ils sont dans la voiture. → Mereka berada di dalam mobil.
Hal yang sama berlaku untuk:
elles ont → mereka mempunyai
elles sont → mereka adalah/berada
Je → J’
Kata ganti je berubah menjadi j’ ketika diikuti kata yang dimulai dengan vokal.
Je + ai → j’ai
Je + adore → j’adore
Je + habite → j’habite
3. EMPLOIS
A. Avoir untuk menyatakan kepemilikan
Avoir digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang mempunyai atau memiliki sesuatu.
Il a un vélo. → Dia mempunyai sebuah sepeda.
Nous avons une maison à Bandung. → Kami mempunyai rumah di Bandung.
Elles ont trois chats. → Mereka mempunyai tiga ekor kucing.
Struktur dasarnya:
Sujet + avoir + nom
J’ai un livre.Tu as une voiture.Ils ont des amis.
B. Avoir untuk usia
Dalam bahasa Prancis, usia dinyatakan menggunakan avoir, bukan être.
J’ai dix-huit ans. → Saya berusia 18 tahun.
Ma sœur a vingt ans. → Saudara perempuan saya berusia 20 tahun.
Quel âge as-tu ? → Berapa usiamu?
Salah:
❌ Je suis dix-huit ans.
Yang benar:
✅ J’ai dix-huit ans.
C. Avoir untuk beberapa keadaan fisik dan perasaaan
Bahasa Prancis menggunakan avoir dalam sejumlah ungkapan yang dalam bahasa Indonesia biasanya diterjemahkan dengan “merasa”, “mengalami”, atau kata kerja lainnya.
Contoh:
J’ai faim. → Saya lapar.
Tu as soif. → Kamu haus.
Nous avons froid. → Kami kedinginan.
Vous avez chaud. → Kalian kepanasan.
Elle a peur. → Dia takut.
J’ai mal au dos. → Punggung saya sakit.
Beberapa pola penting:
avoir faim → lapar
avoir soif → haus
avoir chaud → merasa panas
avoir froid → merasa dingin
avoir peur → merasa takut
avoir mal à + bagian tubuh → merasa sakit pada bagian tubuh
D. Avoir dalam berbagai ungkapan
Avoir juga menjadi bagian dari banyak ungkapan tetap dalam bahasa Prancis.
Beberapa contoh:
avoir besoin de → membutuhkan
avoir envie de → ingin
avoir de la chance → beruntung
avoir raison → benar
avoir tort → salah
avoir l’air + adjectif → terlihat/tampak...
Contoh:
J’ai besoin de votre aide. → Saya membutuhkan bantuan Anda.
Elle a envie de voyager. → Dia ingin bepergian.
Tu as de la chance ! → Kamu beruntung!
Vous avez raison. → Anda benar.
Il a tort. → Dia salah.
Elle a l’air fatiguée. → Dia terlihat lelah.
E. Avoir sebagai auxiliaire
Selain berarti “mempunyai”, avoir juga dapat berfungsi sebagai verba bantu (auxiliaire).
Dalam fungsi ini, avoir digunakan untuk membentuk berbagai temps composés, terutama passé composé.
Contoh:
J’ai terminé mon travail. → Saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya.
Nous avons regardé un film. → Kami telah menonton sebuah film.
Ils ont acheté des billets. → Mereka telah membeli tiket.
Penggunaan avoir sebagai auxiliaire akan dibahas lebih mendalam ketika mempelajari passé composé.
4. CONSTRUCTION PARTICULIÈRE
Il y a
Il y a merupakan konstruksi yang sangat sering digunakan dalam bahasa Prancis untuk menyatakan bahwa ada/terdapat sesuatu atau seseorang.
Konstruksi ini dapat digunakan baik untuk kata benda tunggal maupun jamak.
Dengan kata benda tunggal
Il y a un problème. → Ada sebuah masalah.
Il y a une pharmacie près d’ici. → Ada sebuah apotek di dekat sini.
Il y a un livre sur la chaise. → Ada sebuah buku di atas kursi.
Dengan kata benda jamak
Il y a des étudiants dans la salle. → Ada beberapa mahasiswa di dalam ruangan.
Il y a trois fenêtres dans cette chambre. → Ada tiga jendela di kamar ini.
Il y a beaucoup de voitures dans la rue. → Ada banyak mobil di jalan.
Bentuk negatif
Untuk mengatakan “tidak ada”, gunakan:
Il n’y a pas de / d’ + nom
Contoh:
Il n’y a pas de café. → Tidak ada kopi.
Il n’y a pas de bus aujourd’hui. → Tidak ada bus hari ini.
Il n’y a pas d’étudiants dans la classe. → Tidak ada mahasiswa di kelas.
Perhatikan bahwa setelah ne...pas, artikel un, une, des biasanya berubah menjadi de / d’.
Bentuk interogatif
Il y a dapat digunakan dalam pertanyaan.
Bentuk yang umum dalam percakapan:
Est-ce qu’il y a + nom ?
Est-ce qu’il y a une banque près d’ici ?
→ Apakah ada bank di dekat sini?
Est-ce qu’il y a des places libres ?→ Apakah ada tempat yang kosong?
Dalam bentuk inversi, kita juga dapat menemukan:
Y a-t-il + nom ?
Y a-t-il un problème ?→ Apakah ada masalah?
Y a-t-il des chambres disponibles ?→ Apakah ada kamar yang tersedia?
Download latihan soal dan kunci jawaban



