top of page
Search

Bagaimana Thailand tetap menjadi negara merdeka dan tidak pernah dijajah oleh Bangsa Barat?

Writer: grescourse
grescourse
Aug 20
2 min read

Abad ke-19 bukanlah era yang baik buat bangsa-bangsa Asia Tenggara. Satu per satu kerajaan dan kesultanan jatuh ke tangan imperialisme Inggris, Belanda, Prancis, dan Spanyol.


Namun, di saat kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara nampak tidak lagi berdaya menghadapi ancaman penjajahan bangsa barat, Thailand tetap bertahan dan menjadi negara merdeka.


Bagaimana bisa? Apa yang membuat Thailand berbeda dengan negeri-negeri terjajah lainnya?  


1. Thailand (Siam) pada masa itu merupakan negara penyangga dua kekuatan kolonial besar.


Pada akhir abad ke-19, ada dua kekuatan kolonial terbesar yang mengelilingi Thailand: Inggris yang menguasai Burma dan Malaya, serta Prancis yang menguasai Vietnam, Laos, dan Kamboja.

Keduanya sama-sama khawatir pihak lain akan menguasai Siam, maka solusinya adalah Inggris dan Prancis membiarkan Siam tetap merdeka.


2. Raja-Raja Siam pintar membaca situasi dan mengejar ketertinggalan negaranya



Ada dua Raja Siam yang berpengaruh besar: Mongkut (Rama IV) dan Chulalongkorn (Rama V). Keduanya membuat langkah besar dengan membawa modernisasi ke negeri Thai, karena mereka sadar bahwa kerajaan yang menolak modernisasi sering berakhir dijajah Eropa.


Berbagai sistem dan penasihat Eropa masuk ke birokrasi negara, dibangun pula kementerian dan tentara modern, serta fasilitas modern penting: rel kereta api. Negara Barat tidak bisa datang dan menjajah Thailand dengan alasan “membawa perdaban”.


3. Diplomasi Thailand yang kuat


Sepanjang abad ke-19 hingga dekolonisasi bangsa-bangsa Asia-Afrika, Siam selalu berupaya menjaga hubungan baik dengan setiap pihak, dengan Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, bahkan bersedia bekerja sama dengan Jepang pada masa Perang Dunia II.


Buah dari diplomasi tersebut? Saat kalah dalam Perang Dunia II, Siam tidak diperlakukan sebagaimana Jerman, Italia, atau Jepang (dijatuhkan pemerintahannya atau diduduki).


Menurutmu, jika dulu kerajaan-kerajaan di Nusantara mengikuti jejak Thailand, apakah mereka akan tetap eksis di zaman sekarang, atau justru sama saja, tetap dijajah Belanda? Share pendapatmu di kolom komentar. 😊

 
 
bottom of page